METODE PEMBELAJARAN BERDASARKAN ULANGAN 6:6–9 DAN IMPLEMENTASINYA DALAM KURIKULUM PENDIDIKAN KRISTEN UNTUK MENGATASI MASALAH PERILAKU ANAK DI SMP KRISTEN HARAPAN BAGI BANGSA CILINCING, JAKARTA UTARA
DOI:
https://doi.org/10.71055/jtr.v12i1.259Keywords:
Ulangan 6:6–9, metode pembelajaran, Pendidikan Kristen, perilaku peserta didik, pembentukan karakterAbstract
Pendidikan Kristen tidak hanya berorientasi pada pengembangan pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan kehidupan spiritual dan karakter peserta didik. Ulangan 6:6–9 memberikan kerangka penting mengenai pengajaran iman yang dilakukan secara konsisten, berulang, dan terintegrasi dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis metode pembelajaran berdasarkan Ulangan 6:6–9 serta implementasinya dalam kurikulum Pendidikan Kristen untuk mengatasi masalah perilaku peserta didik di SMP Kristen Harapan Bagi Bangsa Cilincing, Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi dan wawancara dengan lima informan yang terlibat dalam konteks pembelajaran di sekolah. Analisis data dilakukan melalui pengorganisasian data, identifikasi pola dan tema, serta interpretasi sesuai dengan tujuan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prinsip Ulangan 6:6–9 telah diimplementasikan melalui pengajaran berulang, penggunaan simbol dan media pendukung, pembelajaran tertulis, serta pengintegrasian nilai-nilai firman Tuhan dalam proses pembelajaran. Pengajaran yang konsisten membantu peserta didik mengingat dan menerapkan nilai-nilai iman, meskipun efektivitasnya dipengaruhi oleh kreativitas guru dan kondisi peserta didik. Penelitian juga menunjukkan bahwa perilaku peserta didik dipengaruhi oleh lingkungan keluarga, sekolah, dan sosial. Oleh karena itu, implementasi Ulangan 6:6–9 perlu dilakukan secara konsisten melalui keteladanan guru, pengulangan materi, penggunaan media yang relevan, serta kerja sama antara sekolah dan keluarga. Temuan ini menegaskan bahwa Pendidikan Kristen akan lebih efektif dalam pembentukan karakter apabila pengajaran firman Tuhan tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi diwujudkan dalam praktik kehidupan sehari-hari.
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






