REKONSILIASI KOSMIS: ANALISIS EKSEGETIS-TEOLOGIS TERHADAP FRASA ΠΑΣΗ ΤΗ ΚΤΙΣΕΙ DALAM MARKUS 16:15 DAN IMPLIKASINYA BAGI EKOTEOLOGI KONTEMPORER

Authors

  • Ellyazer Pada STT Rahmat Emmanuel

DOI:

https://doi.org/10.71055/jtr.v12i1.270

Keywords:

Markus 16:15, ktisis, ekoteologi, rekonsiliasi kosmis, kainos, shamar

Abstract

Rekonsiliasi kosmis merupakan salah satu perspektif penting dalam memahami hubungan antara karya keselamatan Kristus dan seluruh ciptaan. Artikel ini menganalisis secara eksegetis-teologis frasa Yunani pasē tē ktisei (πάσῃ τῇ κτίσει) dalam Markus 16:15 dan implikasinya bagi ekoteologi kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan dan analisis eksegetis terhadap teks Markus 16:15, serta menghubungkannya dengan Kejadian 2:15, Roma 8:19–22, Kolose 1:15–23, dan Wahyu 21. Hasil analisis menunjukkan bahwa istilah ktisis memiliki cakupan makna yang luas dan dalam konteks Markus 16:15 menunjuk pada keseluruhan ciptaan. Pemahaman ini memperlihatkan bahwa pemberitaan Injil memiliki dimensi kosmis yang tidak terbatas pada keselamatan manusia, tetapi juga berkaitan dengan pemulihan relasi manusia dengan seluruh ciptaan. Kajian ini juga menunjukkan adanya kesinambungan antara mandat manusia untuk mengusahakan dan memelihara ciptaan dalam Kejadian 2:15 dengan panggilan gereja untuk menghadirkan rekonsiliasi melalui Injil. Perspektif ini diperkuat melalui dialog dengan tradisi Katolik dan Reformed serta pemahaman eskatologis mengenai pembaruan kosmis. Dengan demikian, ekoteologi dapat menjadi landasan bagi gereja untuk mewujudkan pemberitaan Injil melalui tanggung jawab ekologis dan pengembangan praktik Eco-Church dalam konteks Indonesia.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Pada, E. (2026). REKONSILIASI KOSMIS: ANALISIS EKSEGETIS-TEOLOGIS TERHADAP FRASA ΠΑΣΗ ΤΗ ΚΤΙΣΕΙ DALAM MARKUS 16:15 DAN IMPLIKASINYA BAGI EKOTEOLOGI KONTEMPORER. Jurnal Teologi Rahmat, 12(1), 107–122. https://doi.org/10.71055/jtr.v12i1.270

Issue

Section

Articles