METODE-METODE ILMIAH DALAM SEJARAH TAFSIR ALKITAB
DOI:
https://doi.org/10.71055/jtr.v12i1.255Keywords:
hermeneutika, metode historis-kritis, eksegesis, sejarah tafsirAbstract
Artikel ini mengkaji perkembangan metode interpretasi Alkitab dari praktik penafsiran pra-modern sampai pendekatan ilmiah dan hermeneutika kontemporer. Kajian ini berangkat dari kenyataan bahwa penafsiran Alkitab tidak pernah berlangsung dalam ruang hampa. Setiap periode sejarah membawa pertanyaan, asumsi filosofis, kebutuhan komunitas, dan perkembangan keilmuan yang memengaruhi cara teks dibaca. Dengan menggunakan studi pustaka historis-analitis, artikel ini menelusuri beberapa tonggak penting, yaitu tradisi penafsiran Yahudi, eksegesis Kristen awal, sekolah Aleksandria dan Antiokhia, hermeneutika abad pertengahan, Reformasi, kebangkitan kritik historis pada era modern, serta perkembangan pendekatan sastra, sosial, reader-response, kontekstual, dan interpretasi teologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa tidak ada satu metode yang secara otomatis menyelesaikan seluruh persoalan interpretasi. Metode historis-kritis memberikan kontribusi penting dalam menempatkan teks pada konteks sejarah dan proses transmisinya, sedangkan pendekatan sastra membantu pembaca memperhatikan bentuk final, narasi, genre, dan strategi komunikasi teks. Hermeneutika teologis kemudian mengingatkan bahwa bagi komunitas iman, Alkitab tidak hanya merupakan objek penelitian akademik, tetapi juga Kitab Suci yang dibaca dalam relasi dengan iman, gereja, dan kehidupan. Karena itu, metode ilmiah yang bertanggung jawab perlu menggabungkan ketelitian historis, analisis literer, kesadaran terhadap posisi pembaca, dan kepekaan teologis tanpa mencampuradukkan fungsi masing-masing pendekatan. Artikel ini menawarkan kerangka integratif yang menempatkan sejarah, sastra, konteks, dan teologi sebagai unsur yang saling melengkapi dalam penafsiran Alkitab kontemporer.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Jurnal Teologi Rahmat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






